ITB Juarai Final Huawei ICT Competition 2019-2020 Tingkat Dunia ITB Juarai Final Huawei ICT Competition 2019-2020 Tingkat Dunia ~ Teknogav.com

ITB Juarai Final Huawei ICT Competition 2019-2020 Tingkat Dunia

Teknogav.com – Setelah berhasil menjuarai babak regional, tim Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil menjuarai final Huawei ICT Competition 2019-2020. Ajang dengan tema “Connection, Glory, Future” ini digelar secara virtual di Shenzhen, Tiongkok dan ditutup pada akhir pekan lalu. Di babak final, ITB yang mewakili Indonesia meraih dua Grand Prizes dari kategori Network dan Cloud.

“Prestasi ITB di kompetisi Huawei ICT Competition kami harapkan makin meningkatkan semangat kami dan dunia pendidikan tinggi di seluruh Indonesia. Semangat ini untuk terus meningkatkan kompetensi dan penguasaan di bidang teknologi canggih. Peningkatan ini agar semakin berkontribusi dalam mendukung terwujudnya Indonesia maju berbasiskan teknologi, inovasi dan riset,” ucap Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D, Rektor ITB.

Dr. Ir. Jaka Sembiring M. Eng, Wakil Rektor ITB juga mengungkapkan harapannya dalam membangkitkan semangat dan menginspirasi melalui video sambutan dalam seremoni. Beliau juga berterima kasih atas kemitraan dengan Huawei dan berharap dapat berkolaborasi dalam banyak program lain.

Baca juga: ITB Taklukkan Juara Bertahan Universiti Malaya pada Huawei ICT Competition

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Huawei yang telah memberikan kesempatan bagi dunia pendidikan tinggi dan talenta-talenta masa depan Indonesia. Huawei ICT Competition dapat meningkatkan daya saing melalui kompetisi edukatif yang sarat pembelajaran langsung mengenai teknologi terdepan dan dinamika industri. Kompetisi tersebut juga memberikan tantangan dan peluang masa depan yang harus diantisipasi sejak sekarang,” ucap Prof. Reini.

Peserta Huawei ICT Competition

Jumlah peserta Huawei ICT Competition tahun ini hampir mencapai 150 ribu mahasiswa. Mereka berasal lebih dari 2.000 perguruan tinggi di 82 negara di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut 329 yang terbagi dalam 109 tim dari 39 negara berhasil lolos ke babak final di tingkat dunia.

Selain tim ITB, tim-tim yang memenangkan Grad Prize di kategori Network adalah Aljazair, Shenzhen Polytechnic, Malaysia dan tiga tim Nigeria. Sementara pememang di kategori Cloud merupakan tim asal Nigeria, Brazil, Nanjing Vocational University of Industry Technology Tiongkok dan tim Mesir.
Sementara itu Grand prize kategori innovation Competition diraih tim Singapura Polytechnic dan tim Shanghai Jiao Tong University dari Tiongkok. Tim dari Singapura tersebut juga berhasil meraih penghargaan TECH4ALL Social Contribution Award.

Baca juga: ITB Wakili Indonesia di Huawei ‘ICT Competition 2019-2020’ Pasifik Selatan 

Ucapan selamat pun disampaikan Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia atas kemenangan ITB. Prestasi yang diraih ITB memicu semangat Huawei untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, dunia pendidikan dan komunitas di Indonesia. Sinergi tersebut sesuai dengan komitmen Huawei yang sudah 20 tahun hadir di Indonesia untuk berkontribusi pada teknologi-teknologi terdepan.

Jacky mengungkapkan bahwa kegigihan dan kerja keras tim ITB dalam berinovasi dan menaklukkan tantangan-tantangan sulit berstandar tinggi layak mendapat penghargaan. ITB membuktikan potensi talenta masa depan yang menjanjikan dan bisa diandalkan untuk mendukung kejayaan Indonesia di persaingan global. Hal ini terlihat dari kemampuannya dalam bersaing di bidang TIK dan menjadi juara mulai dari tingkat nasional, regional sampai global.

Dukungan Huawei untuk Pendidikan

Huawei Indonesia berkerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia untuk menyelenggarakan berbagai program. Program-program tersebut mencakup pelatihan, seminar, alih teknologi, sertifikasi, program Seeds for the Future, kegiatan magang dan perekrutan. 

Perwujudan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi tersebut adalah melalui Huawei  ICT Competition. Kerja sama bahkan tak hanya sebatas kampus-kampus di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia. Kompetisi ini digelar untuk membangun kompetensi akademik dan mendukung lahirnya SDM berkompetensi global.  Penyelenggaraan Huawei ICT juga berkat kerja sama dengan lembaga-lembaga di UNESCO. Lembaga tersebut adalah Institute for Information Technlogies in Education UNESCO dan International Centre for Higher Education Innovation UNESCO.

Baca juga: Huawei TechDay Gandeng 33 Kampus untuk Perkuat Kompetensi SDM Digital  

Sekitar 100 SDM yang baru lulus dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia pun direkrut untuk bergabung dengan Huawei Indonesia. Selain itu Huawei Indonesia juga mencari SDM berkualitas dan berpengalaman di bidang Cloud dan industri secara berkelanjutan. 

“Kami memberikan orientasi dan pelatihan khusus selama 3-6 bulan agar mereka menjadi SDM yang siap bekerja sesuai peran dan tanggungjawabnya. Program tersebut dilakukan agar mereka memiliki pemahaman yang lengkap mengenai perusahaan, budaya, bisnis, teknologi dan pengetahuan praktis. Kami berharap perguruan tinggi-perguruan tinggi papan atas merekomendasikan para lulusan terbaiknya untuk bergabung dan membangun karir bersama Huawei Indonesia,” ucap Dani K. Ristandi, Direktur HR Huawei Indonesia.

Baca juga: Huawei dan Kemendikbud Berkolaborasi Dukung Transformasi SDM Digital di Kampus-kampus  

Para anggota tim ITB yang berhasil menjuarai final tingkat dunia Huawei ICT Competition 2020 juga diharapkan bergabung dengan Huawei Indonesia. Mereka akan mendapat keistimewaan untuk bergabung dengan Huawei Indonesia segera setelah lulus.

“Pada dekade mendatang, penerapan TIK terkini oleh Huawei akan semakin luas dan mendalam. TIK adalah foundasi untuk mewujudkan dunia yang semakin cerdas di masa depan. Peran SDM krusial untuk mewujudkan transformasi  digital di industri dan berkontribusi langsung dalam pertumbuhan ekonomi digital,” ucap Ma Yue, Wakil Presiden Eksekutif Enterprise Business Group (EBG) dan Presiden Pengembangan Mitra Global dan Sales Huawei EBG.

Ma Yue juga mengungkapkan komitmen Huawei untuk membangun ekosistem SDM TIK yang sehat, dan mendorong peningkatan kecakapan digital. Komitmen tersebut juga untuk mewujudkan kesejahteraan di industri TIK dan mengoptimalkan berbagai manfaat dunia digital bagi masyarakat.

Share:

Artikel Terkini

Follow by Email