Ritase Tawarkan Solusi Logistik B2B Mengandalkan Teknologi Cloud AWS Ritase Tawarkan Solusi Logistik B2B Mengandalkan Teknologi Cloud AWS ~ Teknogav.com

Ritase Tawarkan Solusi Logistik B2B Mengandalkan Teknologi Cloud AWS

Teknogav.com – Sejak pandemi melanda dunia, tuntutan dunia bisnis semakin kompleks sehingga dibutuhkan ekosistem business-to-business (B2B) yang terus berkembang. Pembatasan mobilitas demi mencegah penyebaran virus penyebab COVID-19 menuntut sistem logistik yang mumpuni. Ritase merupakan perusahaan rintisan di bidang agregator logistik yang mempertemukan perusahaan pengirim barang dengan penyedia jasa pengiriman. Demi fokus pada bisnis inti perusahaan dalam membangun platform logistik, Ritase menggunakan layanan AWS agar tak repot dengan hal-hal teknis.

“Cloud AWS sangat membantu Ritase, terutama dalam mengantisipasi tingginya lonjakan pada saat pandemi yang dapat terjadi dalam beberapa hari saja. Kami telah menangani lebih dari 150 hingga 200 ribu transaksi yang mencakup pemesanan, pembayaran, booking, dan proses bergabungnya mitra pengemudi. AWS telah menghadirkan layanan yang mumpuni untuk mendukung bisnis Ritase di Indonesia,” ucap Iman Kusnadi, CEO Ritase.

Iman Kusnadi, CEO Ritase

Baca juga: Solusi Lynx Dukung Distribusi Makanan dan Vaksin Tetap Aman

Pemanfaatan Teknologi Cloud Computing AWS oleh Ritase

Ritase didirikan pada tahun 2019 dan sejak awal berdiri menggunakan teknologi cloud computing Amazon Web Services (AWS).  Keputusan menggunakan teknologi AWS sejak awal dengan mempertimbangkan kebutuhan data yang besar dan penggunaan server yang intens. Kebutuhan tersebut tentu saja membutuhkan infrastruktur teknlogi yang mampu menangani volume permintaan dan penawaran yang tinggi seperti AWS.

Teknologi AWS digunakan Ritase sebagai infrastruktur teknologi yang memegang peranan penting dalam bisnis mereka sebagai dasar dari inovasi layanan logistik. Solusi tersebut menyediakan tiga jenis aplikasi, masing-masing untuk pengirim atau pelaku bisnis, penyedia jasa pengiriman dan pengemudi. Salah satu klien yang menggunakan platform digital Ritase adalah Nestle untuk mendistribusikan produk-produknya.

David Samuel, Chief Technology Officer dan Co-Founder, Ritase memaparkan pengalaman menggunakan teknologi AWS selama lebih dari dua tahun. Beberapa manfaat yang diberikan AWS mencakup skalabilitas, optimalisasi biaya, pemrosesan data dan AWS credits. AWS Credits merupakan hadiah bagi pelanggan startup yang bergabung dalam program AWS Activate. Setiap startup memiliki ruang gerak untuk bereksperimen dan berinovasi menggunakan AWS credits.

David Samuel, Chief Technology Officer dan Co-Founder, Ritase

“Perusahaan startup perlu membuat produk atau layanan secara cepat dan meluncurkan produk atau layanan tersebut secara cepat. Produk tersebut harus sesuai dengan feedback yang diberikan. Startup ini seperti orang yang terjun dari pesawat dan menggunakan parasut yang baru dirakit saat terjun. Ritase memiliki core bisnis membuat platform logistik, sehingga tak ingin direpotkan dengan hal-hal yang bersifat teknikal. Pertimbangan tersebut mendasari keputusan untuk menggunakan teknologi cloud dari AWS,” ucap David.

Keandalan Teknologi Cloud

Sebelum teknologi cloud tersedia, suatu perusahaan pembuat platform harus mempersiapkan infrastruktur sendiri yang tentunya merepotkan dan mahal. Infrastruktur tersebut mencakup banyak server sendiri, pendingin ruangan agar kinerja server stabil, dan listrik tidak boleh mati. Teknologi cloud memungkinkan untuk menangani hal-hal tersebut tanpa masalah berarti. Layanan cloud AWS menyediakan platform yang aman, pengujian aplikasi yang berkaitan dengan infrastruktur dapat berjalan lancar dan bisa diandalkan. Keandalan suatu platform penting, karena sektor logistik menuntut zero downtime.

Sejak awal berdiri, Ritase hanya menggunakan tiga orang engineer, sehingga mereka tak boleh terbebani dengan hal-hal yang bersifat teknis mendasar. Jumlah engineer sistem maupun DevOps tersebut 50% lebih sedikit dibandingkan kebutuhan SDM saat tak menggunakan cloud.  Pada umumnya startup memang memiliki jumlah sumber daya manusia (SDM) terbatas agar bisa bergerak cepat. Penggunaan teknologi cloud AWS memungkinkan pendayagunaan SDM menjadi lebih optimal dan efisien, sehingga bisa dialihkan untuk mengembangkan produk dan inovasi.

Baca juga: AWS Glue Elastic Views Permudah Pembuatan Tabel Virtual dengan Cepat

Layanan-layanan AWS yang Digunakan Ritase

Berbagai layanan berbasis cloud AWS yang digunakan oleh Ritase adalah sebagai berikut:

  • Amazon Elastic Compute Cloud (EC2) untuk melakukan hosting aplikasi front-end dan autoscalling. Autoscalling akan secara otomatis menaikkan dan mengurangi komputasi sesuai dengan permintaan
  • Amazon Glue untuk ekstraksi, transformasi, dan pemuatan (extraction, transformation, and loading/ETL)
  • Amazon Relational Database Service (RDS) for SQL untuk menyimpan data realsional, DyanmoDB untuk data transaksional
  • AWS Lambda dan API Gateway untuk mengelola application programming interface (API) dan proses-proses backend. Ritase merupakan salah satu early adopter atau pelopor pengguna AWS Lambda di luar bidang penelitian. Penggunaan layanan ini diterapkan sampai ke tahap produksi sehingga memungkinkan Ritase menghemat 30% waktu dan biaya.
  • SNS untuk pertukaran data antar-layanan. Ritase juga mengandalkan Cloudwatch untuk memantau performa masing-masing sub-sistem pada setiap layanannya.

“Ritase tergabung dalam program AWS bernama AWS Activate yang khusus diperuntukkan bagi startup. Kami banyak mendapatkan bimbingan dari tim AWS sebagai bagian dari manfaat yang ditawarkan oleh AWS Activate. Contohnya saat pandemi, fokus kami adalah mengurangi biaya tanpa mengorbankan service-level agreement (SLA) bagi pelanggan B2B dan enterprise. Tim AWS pun bertukar pikiran dengan tim engineer kami dan memberikan praktik terbaik untuk mencapai tujuan,:” ucap David.

Baca juga: Pomelo Fashion Manfaatkan Solusi AWS untuk Personalisasi Pengalaman Berbelanja 

Saat ini Ritase telah memiliki sekitar 150 pelanggan enterprise, beberapa di antaranya adalah Kino, Nestle dan Unilever. Para pelanggan enterprise yang sudah menggunakan Enterprise Resource Planning (ERP) seperti SAP bisa mengintegrasikan platform Ritase untuk mendukung sisi logistik. Pada umumnya ERP menyediakan modul yang terpisah, dan perlu disesuaikan lagi dengan prosedur logistik yang biasa digunakan di Indonesia.

Ritase berusaha memberikan solusi bagi enterprise dengan menyediakan platform logistik yang sesuai dengan bisnis logistik di Indonesia. Beberapa kemudahan yang ditawarkan platform ini adalah invoicing yang bisa dilakukan secara real-time dan paperless. Transporter bisa mengirim invoice secara digital tanpa harus mencetak dan mengirim fisik invoice.

Share:

Artikel Terkini

Follow by Email