Pomelo Fashion Manfaatkan Solusi AWS untuk Personalisasi Pengalaman Berbelanja Pomelo Fashion Manfaatkan Solusi AWS untuk Personalisasi Pengalaman Berbelanja ~ Teknogav.com

Pomelo Fashion Manfaatkan Solusi AWS untuk Personalisasi Pengalaman Berbelanja



Teknogav.com – Perkembangan teknologi yang pesat dipadukan dengan pandemi yang melanda dunia semakin mengubah gaya hidup masyarakt. Sebagaimana dengan bekerja dan belajar yang beralih ke online, demikian juga belanja yang kini beralih ke e-commerce. Pomelo Fashion merupakan salah satu platform e-commerce di Asia yang hadir di Indonesia. Perusahaan tersebut memanfaatkan berbagai layanan AWS untuk membangun infrastrukturnya, mulai dari penyimpanan sampai machine learning (ML).

“Pomelo menjadi contoh bagaimana perusahaan startup di Asia Tenggara telah mendayagunakan teknologi AWS untuk melakukan transformasi pada industrinya masing-masing. Hal ini dilakukan melalui penggunaan beberapa teknologi terdepan seperti machine learning untuk menciptakan pengalaman baru yang menyenangkan bagi para pelanggannya,” ucap Conor McNamara, Managing Director, AWS ASEAN.

Baca juga: AWS Ungkap Pencapaian Tahun 2020 dan 8 Tips Kunci Reinvent

Dukungan infrastruktur dan layanan-layanan AWS memungkinkan Pomelo Fashion menyajikan sarana bagi konsumen untuk menemukan dan membeli busana secara terpersonalisasi. Keberhasilan Pomelo Fashion memicu pertumbuhan perusahaan rintisan ini dua kali lipat dari tahun ke tahun. Perusahaan yang berkantor pusat di Thailand ini telah melakukan ekspansi ke Singapura dan Indonesia. Tak lama lagi Pomelo Fashion pun akan melakukan ekspansi ke Filipina, Malaysia dan Vietnam.

Ekspansi yang dilakukan Pomelo Fashion di kawasan Asia Tenggara dan negara-negara lain didukung oleh infrastruktur global AWS. Perjalanan Pomelo Fashion bersama AWS dimulai pada tahun 2017 ketika Pomelo Fashion bergabung dalam program AWS Activate. Program tersebut menawarkan AWS credits, layanan teknisi, dan pelatihan agar perusahaan startup dapat mengembangkan bisnisnya. 

Para pendiri perusahaan dapat menggunakan perpaduan tools dan dukungan ahli yang disediakan AWS Activate. Mereka dapat mengoptimalkan kinerja, mengelola risiko dan mengendalikan berbagai pembiayaan yang dikeluarkan. Portofolio layanan cloud AWS yang digunakan Pomelo Fashion mencakup analitis, database, penyimpanan, komputasi, serverless dan machine learning. Penggunaan layanan-layanan tersebut memungkinkan Pomelo untuk menganalisis data secara masif dan menghadirkan fitur-fitur baru bagi pelanggan.

Baca juga: AWS Proton, Pengelolaan Terautomasi pada Komputasi Kontainer dan Serverless

Personalisasi Pengalaman Pengguna dengan Dukungan Layanan-Layanan AWS

Sumber daya yang disediakan AWS Activate memungkinkan Pomelo Fashion bisa mengakses teknologi dan bantuan teknis lebih awal dan mendukung peluncuran ‘Just For You’. Fitur ‘Just For You’ memungkinkan Pomelo untuk membuat rekomendasi bagi pelanggan berdasarkan pola belanja dan pencarian sebelumnya. Pelanggan pun dapat menemukan mode yang digemari dengan cepat dan memperkaya pengalaman berbelanja berkat fitur tersebut. Pembuatan fitur ini dilakukan oleh tim yang hanya beranggotakan lima orang dan diselesaikan dalam waktu dua minggu.

Ratusan produk baru dari berbagai kategori yang mencakup pakaian wanita, aksesori, alas kaki, dan kosmetika terus bertambah setiap minggu. Produk-produk tersebut dihadirkan untuk melayani jumlah pelanggan yang juga semakin banyak. Kini jumlah produk di Pomelo Fashion sudah lima kali lipat, dan terus bertambah. Data warehouse Amazon Redshift dan layanan machine learning Amazon Personalize digunakan untuk menyajikan pengalaman pelanggan yang personal, cepat dan real-time.

Baca juga: AWS Paparkan Contoh-contoh Penerapan Machine Learning Pada Transformasi Digital

David Jou, CEO, Pomelo Fashion
“Sekarang ini, pelanggan menginginkan sesuatu yang lebih dari sekadar bertransaksi. Pelanggan ingin mendapatkan pengalaman berbelanja yang imersif dan penuh inspirasi. Di Pomelo, fokus kami adalah menyediakan pengalaman-pengalaman personal dan engaging bagi setiap pelanggan kami di seluruh dunia. Kami bertekad terus menggunakan teknologi AWS untuk mempercepat pengenalan produk-produk terbaru dan ekspansi pasar,” ucap David Jou, CEO, Pomelo Fashion.

Kurasi produk disesuaikan berdasarkan selera setiap pelanggan yang unik dan berbeda, termasuk kisaran harga dan gaya berpakaian. Berbagai fitur yang disajikan Pomelo Fashion dengan Amazon Personalize berhasil menghasilkan persentasi 60% klik di keseluruhan toko online Pomelo. Sekitar 20% pelanggan Pomelo di Asia membeli barang baru di hari yang sama ketika barang tersebut tersedia secara online

Baca juga: Lambda Container Support Mudahkan Pembuatan Image Kontainer pada Komputasi Serverless 

Pomelo berusaha mengatasi permintaan pelanggan tersebut menggunakan AWS Lambda agar tak perlu repot melakuan provisioning atau pengelolaan server. Layanan tersebut memungkinkan Pomelo meningkatkan arus kerja untuk menambahkan 130 merek baru dan mengakomodasinya sepanjang tahun 2020. Pengalaman berbelanja pun tetap mulus walau saat berada di beban puncak di momen belanja besar-besaran seperti Singles Day. Pomelo dapat terus melayani pelanggan walau trafik meningkat 40 kali lipat dari normal dengan mengadalkan infrastruktur dan layanan AWS.

Share:

Artikel Terkini

Follow by Email