AWS Asia Pacific (Jakarta) Region Resmi Dibuka AWS Asia Pacific (Jakarta) Region Resmi Dibuka ~ Teknogav.com

AWS Asia Pacific (Jakarta) Region Resmi Dibuka

Teknogav.com – Amazon Web Serivices, Inc. (AWS) resmi membuka AWS Asia Pacific (Jakarta) Region. Kumpulan pusat data baru ini diharapkan dapat mendukung pengembang, perusahaan rintisan, wirausaha dan perusahaan-perusahaan besar, pemerintah dan lain-lain dalam berinovasi. Layanan dengan latensi yang lebih rendah pun dapat disajikan berbagai organisasi tersebut bagi pelanggannya. Region baru ini juga memungkinkan para pelanggan untuk menjalankan beban kerja dan menyimpan data digital dengan aman di Indonesia.

Baru-baru ini, AWS merilis studi mengenai dampak ekonomi atas dibukanya AWS Jakarta Region baru. Studi tersebut mengungkap estimasi terbukanya 24.700 lapangan pekerjaan langsung dan tak langsung melalui investasi di Indonesia. Pekerjaan tersebut akan menjadi rantai pasokan AWS di Indonesia. Beberapa di antaranya mencakup konstrukti, pemeliharaan fasilitas, telekomunikasi, dan pekerjaan-pekerjaan dalam perekonomian yang lebih luas.

Baca juga: Infrastruktur AWS Siap Dukung Berbagai Organisasi di Indonesia Berinovasi

“AWS dengan penuh suka-cita mengumumkan dibukanya Region baru kami di Asia Pasifik. Tujuan Region baru ini adalah untuk membantu berbagai institusi, startup-startup inovatif, dan perusahaan-perusahaan terkemuka dunia yang ada di Indonesia. Mereka dapat didukung dalam menghadirkan aplikasi-aplikasi berbasis cloud untuk turut menjadi motor pembangunan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia. Organisasi-organisasi dari berbagai industri di Indonesia saat ini dapat mengambil keuntungan dari kehadiran AWS Asia Pacific (Jakarta) Region. Keuntungan tersebut mencakup biaya lebih rendah, meningkatkan agilty, dan mendorong lahirnya inovasi-inovasi,” ucap Prasad Kalyanaram, Vice President of Infrastructure Services, AWS.

Rencana dan Investasi AWS

AWS genap memiliki 84 Availability Zone di 26 wilayah geografis secara global dengan diluncurkannya AWS Asia Pacific (Jakarta) Region ini. Rencananya AWS akan meluncurkan tambahan 24 Avalability Zone dan 8 AWS Region lain. Letak delapan AWS Region tersebut berlokasi di Australia, India, Israel, Kanada, Selandia Baru, Spanyol, Swiss dan Uni Emirat Arab.

AWS Region terdiri dari Availability Zone yang lokasi geografisnya terpisah dan berbeda untuk menempatkan infrastruktur. Letak Availability Zone cukup jauh satu sama lain untuk mencegah terhambatnya bisnis jika terjadi bencana. Tetapi jarak tersebut cukup dekat satu sama lain untuk menyediakan latensi yang rendah bagi aplikasi-aplikasi dengan ketersediaan tinggi. Pelanggan AWS yang membutuhkan ketersediaan tinggi bisa merancang aplikasi di beberapa Avalaibility Zone untuk mencapai toleransi kesalahan yang lebih besar.

Pada masing-masing Availability Zone terdapat daya, keamanan fisik independen, pendinginan dan terhubung melalui jaringan redundan dengan latensi ultra-rendah. AWS Region di Indonesia menyajikan latensi yang lebih rendah di seluruh negeri dan mendukung aplikasi pemulihan bencana untuk kelangsungan bisnis.

Baca juga: Minimalkan Latensi, AWS Hadirkan Lokasi Edge Networking Pertama di Indonesia

Rencananya AWS akan berinvestasi sekitar USD5 miliar atau setara Rp71 triliun di Indonesia selama 15 tahun ke depan. Investasi tersebut dilakukan melalui AWS Asia Pacific (Jakarta) Region yang baru untuk mendukung perekonomian Indonesia. Berikut ini adalah alokasi penggunaan investasi tersebut:

  • Belanja model untuk membangun data center
  • Biaya operasional berkenaan dengan utilitas yang sedang berjalan
  • Biaya fasilitas
  • Pembelian barang dan jasa dari pelaku bisnis regional

Selama 15 tahun mendatang diestimasikan bahwa AWS Asia Pacific (Jakarta) akan berkontribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB). Jumlah kontribusi tersebut adalah sekitar USD10,9 miliar atau Rp155 triliun.

Infografik Dampak Investasi AWS di Indonesia

Peran Cloud bagi Organisasi

Jumlah pelanggan AWS mencapai ratusan ribu di Asia Pasifik dan jutaan pelanggan aktif di dunia yang tersebar di 190 negara. Di Indonesia sendiri, beberapa pengguna AWS mencakup Halodoc, MNC Group, Optik Melawai, PT Pos Indonesia, Shipper dan XL Axiata.

Berbagai peluang dihadirkan cloud bagi berbagai skala dan jenis organisasi, baik itu pelaku bisnis, institusi pendidikan, sampai lembaga-lembaga pemerintahan. Cloud mendukung transformasi kegiatan operasional dan menyajikan pengalaman yang benar-benar baru dan menyeluruh bagi pelanggan organisasi-organisasi tersebut. 

pelanggan AWS di Indonesia

Beberapa organisasi di Indonesia sudah berhasil memigrasikan mission-critical workloads mereka ke cloud. Mereka adalah Adskom, Amartha, Anter Aja, ASEAN Foundation, Bhinneka, Bizzy, Bridestory, Bank Commonwealth Indonesia, Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Elevenia, FinAccel, Happyfresh, Haldin, Hara Token, Halodoc, Jawa Pos, Kumparan, Kompas, Lion Air, MNC Group, Mamikos, Optik Melawai, Optik Seis, Sayurbox, Sekolah.mu, Shipper, SiCepat, Simak Online, Sociolla, The Body Shop, Tokopedia, Traveloka, serta XL Axiata.  

Baca juga:  AWS Terus Berkomitmen Dukung Bisnis Hadapi Pandemi

“Infrastruktur yang dikembangkan oleh penyedia cloud terkemuka di dunia memainkan peran penting dalam mempercepat pertumbuhan perekonomian digital kita. Kami berharap teknologi cloud AWS akan membantu mencapai visi dan tujuan yang digariskan dalam cetak biru Sistem Pembayaran Indonesia 2045. Teknologi tersebut akan mendigitalkan sepenuhnya sistem pembayaran nasional dan mengintegrasikan banyak pemangku kepentingan dan kegiatan ekonomi. Seluruhnya menganut prinsip panduan keamanan dan perlindungan data,” ucap Bapak Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia.

Antusiasme Pelanggan terhadap AWS Asia Pacific (Jakarta) Region

AWS Asia Pacific (Jakarta) Region memungkinkan pelanggan-pelanggan di Indonesia turut serta memacu pertumbuhan inovasi, berbisnis lebih gesit dan menghemat biaya. MNC Group yang bergerak di bidang media, finansial, hiburan, hospitality, dan e-commerce pun memilih AWS sebagai penyedia cloud mereka. Upaya ini dilakukan untuk mendukung keberhasilan transformasi digital perusahaan dan meningkatkan kualitas pengalaman bagi pelanggan mereka.

Yudi Hamka, CTO MNC Group

“Kapabilitas yang terdapat pada AWS Cloud berhasil meningkatkan performa MNC Portal Indonesia, dan ini berimbas pada meningkatnya pengalaman bagi pemirsanya. AWS mendukung keberhasilan kami dalam mentransformasi bisnis media dan semoga kesuksesan yang sama. Nantinya juga akan kami rasakan di lini bisnis layanan finansial digital kami,” ucap Yudi Hamka, CTO MNC Group.

Yudi juga mengungkapkan harapan untuk dapat merasakan kapabilitas-kapabilitas AWS yang canggih seperti analitik dan machine learning. Kapabilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk memahami kebutuhan pelanggan, memprediksi tren dan preferensi pelanggan di masa yang akan datang. AWS Asia Pacific (Jakarta) Region dapat mewujudkan hal tersebut dengan keamanan yang tinggi dan latensi minimal. Tentunya hal tersebut sangat penting bagi MNC Group yang juga menyajikan layanan finansial.

PT Pos Indonesia (Persero) pun menggunakan AWS dalam perjalanan transformasi digital yang sedang berjalan. Penggunaan AWS ini berperan penting untuk keberhasilan strategi PT Pos Indonesia (Persero) dalam mengembangkan aplikasi-aplikasi digital untuk ekspansi bisnis. Saat ini PT Pos Indonesia (Persero) tengah menerapkan digitalisasi dan automasi para proses-proses yang dahulu dilaksanakan secara tradisional. Rencananya PT Pos Indonesia (Persero) akan memindahkan beban kerja krusial dan yang inti ke AWS Asia Pacific (Jakarta) Region. Pemindahan tersebut termasuk beban kerja untuk aplikasi transfer uang secara digital.

“Kehadiran AWS Asia Pacific (Jakarta) Region tentu akan sangat membantu kami dalam menyelaraskan dan mewujudkan transformasi digital. Hal ini menjadi prioritas perusahaan maupun bagi masyarakat dalam menghadirkan layanan publik yang membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ucap Dr. Faizal Rochmad Djoemadi, CEO, PT Pos Indonesia (Persero). 

Selama ini platform e-commerce Rupa-rupa.com yang pelanggannya lebih dari 700.000, merasakan manfaat skalabilitas solusi AWS yang memudahkan mengantisipasi lonjakan kebutuhan. Hampir sebagian besar infrastruktur TI rupa-rupa.com dijalankan di layanan cloud. Ronny Winoto, CTO Ruparupa.com pun berharap kehadiran AWS Asia Pacific (Jakarta) Region dapat meningkatkan inovasi dan pengalaman pengguna mereka.

Infrastruktur Halodoc pun dijalankan di AWS. Perusahaan rintisan teknologi di bidang kesehatan tersebut mengalami lonjakan lalu lintas pengguna yang signifikan di awal pandemi. Tantangan tersebut dapat diatasi berkat strategi menggunakan AWS. Saat ini mereka pun sedang mengeksplorasi untuk memanfaatkan kapabilitas teknologi AWS lainnya. Salah satunya adalah machine learning (ML) untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan perjalanan dalam menggunakan aplikasi mereka.

“Kehadiran AWS Asia Pacific (Jakarta) Region membantu kami dalam mewujudkan misi Halodoc yakni untuk menghadirkan akses layanan kesehatan untuk semua. Upaya tersebut dilakukan melalui jejaring 20.000 dokter yang telah berlisensi, 2.000 rumah-rumah sakit/klinik/lab, serta 4.000 apotek. Semuanya telah terdaftar di ratusan kota di Indonesia dan terkoneksi dengan platform digital kami dengan dukungan teknologi andal dari AWS,” ucap ujar Alfonsius Timboel, Chief Product Officer, Halodoc. 

Tokopedia pun mempercayakan mission-critical workloads miliknya di AWS yang membantu memangkas beban dalam pengelolaan infrastruktur. Kehadiran AWS Asia Pacific (Jakarta) Region menyediakan teknologi untuk kebutuhan komputasi inti dan infrastruktur teknologi Tokopedia dalam memenuhi kebutuhan bisnis.

Share:

Artikel Terkini