ITB Beri Penghargaan Ganesa Widya Jasa Adiutama untuk Huawei ITB Beri Penghargaan Ganesa Widya Jasa Adiutama untuk Huawei ~ Teknogav.com

ITB Beri Penghargaan Ganesa Widya Jasa Adiutama untuk Huawei


Teknogav.com – Ganesa Widya Jasa Adiutama merupakan penghargaan yang merupakakan pengakuan tertinggi dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Penghargaan ini diberikan bagi pihak-pihak yang berperan aktif secara nyata dan berkelanjutan dalam mengembangkan ekosistem teknologi informasi dan komunikasi (TIK). ITB pun menganugerahkan penghargaan tersebut kepada Huawei yang merupakan penyedia solusi TIK.

Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D., Rektor ITB dan diterima Yenty Joman, Director of Government Affairs, Huawei Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan atas peran aktif Huawei Indonesia dalam mengembangkan ekosistem TIK lokal, termasuk organisasi dan individu.

Baca juga: Peringati 101 Tahun ITB, Huawei Perkuat Sinergi dan Dukungan

Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D., mengungkapkan bahwa penghargaan Ganesa Widya Jasa Adiutama merupakan bentuk apresiasi ITB terhadap komitmen dan dukungan Huawei. Dukungan berkelanjutan dan jangka panjang telah dikontribusikan Huawei untuk memastikan para lulusan ITB bersentuhan langsung dengan perkembangan dunia TIK terkini. Pada lulusan ITB tersebut pun jadi memahami cara memaksimalkan teknologi terkini.

“Kami berharap kolaborasi sinergis ITB dan Huawei dapat terbangun lebih erat di masa depan. Hal ini demi mencetak talenta-talenta digital berkompetensi tinggi serta berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” ucap Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph. D.

Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia pun menyampaikan betapa bermakna penghargaan Ganesa Widya Jasa Adiutama tersebut bagi Huawei. Penghargaan tersebut akan makin memacu Huawei melanjutkan komitmen memajukan penelitian dan pengembangan, inovasi, dan peningkatan kompetensi talenta digital di Indonesia.

Baca juga: ITB Juarai Final Huawei ICT Competition 2019-2020 Tingkat Dunia

“Huawei telah hadir di Indonesia sejak lebih dari 22 tahun lalu. Hingga kini, komitmen Huawei untuk terus terlibat langsung dalam pengembangan ekosistem TIK di Tanah Air tidak pernah surut. Kami akan terus bekerja sama dengan para mitra kami di dunia pendidikan, termasuk ITB,” ucap Jacky Chen.
Kerja sama antara Huawei dengan para mitra mereka merupakan bentuk perwujudan visi dan misi Huawei I DO. Selain itu, kerja sama dengan para mitra sangat penting bagi Huawei untuk mencetak setidaknya 100.000 talenta digital pada tahun 2025.

“Di Huawei kami meyakini bahwa kompetensi talenta digital menjadi salah satu faktor kunci bagi terselenggaranya implementasi teknologi mutakhir secara optimal yang akan menentukan kuatnya daya saing Indonesia di percaturan global,” lanjut Jacky Chen.

Huawei dan ITB telah menjalin kemitraan di sektor pendidikan dan penelitian sejak tahun 2013. Berikut ini adalah beberapa kontribusi Huawei kepada ITB:

  • pendirian Huawei ICT Academy dan Huawei ICT Academy Support Center
  • pembangunan laboratorium yang dilengkapi dengan perangkat router dan firewall
  • pengembangan kurikulum
  • sertifikasi pengajar
  • pembinaan mahasiswa secara langsung melalui berbagai program tahunan seperti Huawei ICT Competition dan Seeds for the Future.

Diperkirakan hampir 200 mahasiswa dilatih ITB bersama Huawei setiap tahun. Huawei dan ITB juga berkolaborasi di bidang penelitian teknologi 5G, AI dan berbagai teknologi canggih lain. ITB juga memenangkan beberapa kompetisi di tingkat nasional maupun internasional yang diselenggarakan Huawei. 

Baca juga: ITB Taklukkan Juara Bertahan Universiti Malaya pada Huawei ICT Competition

Pada tahun 2020, ITB menerima pengakuan sebagai Global Excellent University dan National Excellent Huawei ICT Academy. Perwakilan mahasiswa ITB pun meraih gelar terbaik pada kompetisi tingkat dunai Huawei Competition di tahun 2021. Sebelumnya ITB juga berhasil meraih dua gelar terbaik di kategori Network dan Cloud di tingkat Asia Pasifik. Di tahun 2022 ini pun ITB berhasil mengulang prestasi tersebut. 

Jacky Chen juga mengucapkan selamat atas prestasi ITB di Huawei ICT Competition 2022. Dukungan pada angkatan-angkatan berikutnya pun akan diberikan agar ITB terus berpartisipasi di ajang edukatif tersebut. Harapannya mereka dapat menimba dan memperdalam ilmu yang diperoleh di lingkungan kuliah, sehingga menjadi talenta-talenta digital unggul kebanggaan almamater. Mereka pun dapat berperan sebagai kontributor kemajuan bangsa.

Huawei akan segera menyelenggarakan Seeds for the Future 2022 di Thailang pada bulan Agustus 2022 terkait pengembangan talenta digital. Salah satu dari 10 peserta terpilih pada ajang tersebut merupakan mahasiswa ITB. Huawei meyakini dan berharap ITB selalu menjadi lembaga pendidikan terdepan bertepatan dengan hari jadi ke-102. Posisi terdepan tersebut mencakup di bidang sains, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta imlu sosial dan budaya.

Sejak diluncurkan tahun 2020, program Spark bertujuan mempromosikan, memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan perkembangan startup. Inisiatif tersebut aakan mendorong percepatan dan penciptaan manfaat bagi ekonomi digital. Tujuan program Spark juga untuk mendorong pertumbuhan ekosistem Huawei. Huawei dapat membuka akses ke 197 perusahaan yang berada dalam daftar Fortune 500 global. Saat ini Huawei juga memiliki akses ke 700 pengguna mobile dan cloud Huawei selain App Store dan Cloud Marketplace. Ini artinya pengguna dapat memperoleh manfaat dari ekosistem Huawei.

Kini lebih dari 40 startup sudah bergabung dalam program Spar. Sementara program 1.000 peusahaan lainnya sedang dalam proses antrean selanjutnya. Selama tiga tahun ke depan, Huawei akan berinvestasi lebih dari USD100 juta.

Share:

Artikel Terkini