Sistem Operasi MineHarmony Besutan Huawei Dukung Teknologi Pertambangan Cerdas Sistem Operasi MineHarmony Besutan Huawei Dukung Teknologi Pertambangan Cerdas ~ Teknogav.com

Sistem Operasi MineHarmony Besutan Huawei Dukung Teknologi Pertambangan Cerdas

Teknogav.com  - MineHarmony adalah sistem operasi Internet of Things pertama di sektor pertambangan. Pengembangan sistem operasi ini dilakukan tim Pertambangan Huawei dan China Energy hanya dalam waktu tiga bulan. Setelah setahun komersialisasi MineHarmony, Huawei mengumumkan bahwa sistem operasi tersebut sedang di tahap penggunaan skala besar.

Hal ini seiring dengan dimulainya fase baru teknologi pertambangan cerdas dengan memanfaatkan teknologi 5G + AI. Dukungan Huawei kepada industri dalam memilih teknologi sesuai kebutuhan pun disampaikan Ken Hu, Rotating Chairman Huawei di Huawei Connect 2022.

Pada ajang Huawei Connect 2022 di Shenzhen, Tiongkok, Ken Hu menegaskan dedikasi Huawei bekerja dengan mitranya dalam mendukung pelanggan industri. Huawei mendukung pelanggan industri untuk dapat memperoleh manfaat sebanyak mungkin dari teknologi yang digunakan.

Teknologi Smart Mining oleh Huawei

Baca juga: Huawei dan Asosiasi IoT Indonesia Bahas Keunggulan 5G dan Tantangannya

"Agar dapat menghadirkan solusi berbasis skenario yang benar-benar memenuhi kebutuhan para pelanggan, kami perlu bekerja bersama-sama untuk memahami berbagai tantangan yang dihadapi dalam bidang industri masing-masing,” ucap Hu.

Tim Pertambangan Huawei telah berhasil mencapai perkembangan nyata hanya dalam waktu setahun setelah dibentuk. Sistem MineHarmony telah dijalankan pada keseluruhan rangkaian operasi Tambang Wulanmulun yang juga dikenal sebagai Ulan Moran di Mongolia Dalam. Sistem tersebut sangat maju dalam hal konektivitas, antarmuka dan akses data.

Serangkaian besar skenario inovatif telah tercakup dalam sistem operasi tersebut. Skenario tersebut termasuk pengendalian peralatan secara cerdas, patroli otomatis di situs-situs tambang tetap, dan peningkatan peralatan secara online. Semua hal tersebut dapat dikerjakan dalam waktu lebih singkat, dari satu hari menjadi hanya empat menit.

Tantangan Digitalisasi Industri Pertambangan

Setiap tambang menghadapi tantangan pertama dalam membangun interkoneksi dan interoperabilitas peralatan, serta inaksesibilitas data. Tantangan tersebut saat melakukan digitalisasi dan bertransformasi menjadi pertambangan cerdas. Penggunaan teknologi jaringan yang paling sesuai merupakan kunci untuk mengatasi seluruh tantangan tersebut.

Baca juga: Intelligent Gate, Palang Pintu Otomatis untuk Terapkan K3 secara Pintar

Huawei memiliki kemampuan dalam bidang 5G dan konektivitas optikal penuh dengan FTTM dan IPv6+ ke liang-liang tambang di bawah tanah. Serangkaian teknologi tersebut memiliki latensi rendah dan andal sehingga cocok untuk berbagai skenario operasional. Penggunaan teknologi tersebut mencakup pengiriman video dan pengendalian peralatan jarak jauh.

Banyaknya perangkat dan peralatan dengan protokol berbeda memenuhi tambang batu bara bawah tanah, sehingga menghubungkan semua itu merupakan tantangan besar. Hal ini berusaha diatasi Tim Pertambangan Huawei dan China Energy dengan menggalang dukungan lebih dari 30 mitra untuk mengembangkan MineHarmony.

Teknologi Smart Mining Huawei

Fitur-fitur Sistem Operasi MineHarmony

MineHarmony tak hanya menyediakan protokol terpadu untuk berbagai peralatan berbeda, tetapi juga menyederhanakan operasional. Sistem operasi IoT ini meniadakan kebutuhan staf untuk mengawasi operasional. Berbagai perangkat segala ukuran tercakup dalam sistem ini. Satu protokol yang sama digunakan untuk berbagi data antar peralatan, serta interkonektivitas antara pengguna dan perangkat.

Pengendalian mesin-mesin tambang secara jarak jauh dapat dilakuakn dengan akurat menggunakan teknologi penggabungan video 5G+AI. Staf pun bisa mengendalikan operasi di bawah tanah secara jarak jauh dari kantor. Hal ini tentunya menjamin keamanan dan keselamatan dalam lingkungan kerja pertambangan. Pemantauan cerdas pun dapat dilakukan selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu berkat beberapa kemampuan berikut ini:

  • Pengiriman video yang menampilkan operasi sabuk transportasi utama secara real-time pada jaringan 5G
  • Algoritma AI yang dapat mengidentifikasi anomali secara aktual
  • Inspeksi manual bertahap waktu atau time-phased manual inspection

Tentu saja hal ini pun dapat mengurangi jumlah personal inspeksi bawah tanah sampai 20%.

Tim Pertambahan Huawei berhasil menciptakan platform Internet Industri Pertambangan dengan standar dan kerangka kerja terpadu. Upaya tersebut dilakukan menggunakan TIK yang erat dengan praktik lapangan. Platform tersebut juga didedikasikan untuk serangkaian spesifikasi data terpadu.

Moda baru aplikasi yang mengintegrasikan teknologi informasi berikutnya dalam operasional sektor pertambangan pun sedang digodok tim Pertambangan Huawei. Penggodokan tersebut dilakukan dengan membangun IoT generasi berikutnya menggunakan cloud sebagai inti, data sebagai faktor kunci dan keamanan sebagai pengaman. Upaya ini demi menciptakan modalitas baru bagi perusahaan pertambangan, rantai pasok dan keseluruhan rantai industri.

Baca juga: Kaspersky Paparkan Peningkatan Serangan Siber pada Sistem Kontrol Industri

Tim Pertambangan Huawei akan bekerja sama dengan pelaku sektor pertambangan dalam proses tersebut demi menciptakan nilai-nilai baru bagi industri pertambangan. Langkah tersebut memungkinkan peningkatan keamanan dan efisiensi industri dengan kebutuhan staf manusia yang lebih sedikit untuk pekerjaan sulit dan berbahaya.

Peluang dan tantangan selalu hadir pada transformasi digital segala industri. Huawei membuka kesempatan untuk bekerja sama dengan pelanggan dan mitra mengusung semangat keterbukaan, inovasi dan kolaborasi. Berbarengan dengan hal tersebut, Huawei pun mendorong para mitra mereka untuk bekerja sama. Kolaborasi tersebut untuk mendukung percepatan digitalisasi, meningkatkan potensi digital dan meningkatkan dukungan bagi pertumbuhan sosial dan ekonomi.

Share:

Artikel Terkini