Blibli dan Jangkau Berkolaborasi Jembatani Pemberi dan Penerima Bantuan Sosial Blibli dan Jangkau Berkolaborasi Jembatani Pemberi dan Penerima Bantuan Sosial ~ Teknogav.com

Blibli dan Jangkau Berkolaborasi Jembatani Pemberi dan Penerima Bantuan Sosial



Teknogav.com - Jangkau adalah aplikasi yang menjadi perantara penerima dan pemberi bantuan sosial berupa barang dan lainnya. Aplikasi ini berada di bawah naungan Yayasan BTP dan fokus untuk membantu kaum disabilitas dan kurang mampu. Kelebihan aplikasi ini dibandingkan dengan layanan serupa adalah integrasi antara fitur donasi dan e-commerce. Integrasi ini memungkinkan masyarakat berbelanja dan berdonasi barang jadi secara langsung bagi penerima. Pada kolaborasi Jangkau dengan Blibli, Blibli menjadi e-commerce untuk membeli barang yang akan disumbangkan dan mengirimnya ke orang yang membutuhkan.

Baca juga: Berdana Kini Lebih Mudah dengan DANA 

“Generasi milenial mengharapkan segala sesuatu bisa diselesaikan dengan cepat dan instan termasuk donasi. Mereka banyak memiliki pertanyaan kritis seperti apakah donasi sudah diterima dan donasi disalurkan kemana. Berdasarkan pertanyaan itu maka dibuat aplikasi Jangkau dengan user interface yang mudah sehingga bisa dipakai dari berbagai usia. Keterbukaan informasi juga memudahkan sobat Jangkau mengetahui donasi tersalurkan dan ke mana tersalurkan. Ada sistem verifikasi dan validasi yang bertingkat. Penyaluran bantuan dapat dilakukan ke seluruh daerah di Indonesia. Jangkau pun membuka kolaborasi dengan berbagai pihak,” ucap Demos Oktovianus, co-founder Jangkau.

Baca juga: BenihBaik.com Platform Crowdfunding untuk Bantuan Sosial


Demos juga menjelaskan bahwa berbagi melalui Jangkau bisa dilakukan mulai dari hal-hal kecil. Jangkau juga memungkinkan untuk menyumbangkan barang bekas yang bisa dipakai dan juga nominal donasi yang sesuai kemampuan. Selain itu bisa juga mendaftarkan permohonan untuk orang lain, misalnya untuk tetangga yang kekurangan. Saat ini jumlah pengguna Jangkau sudah mencapai sekitar 25.000 pengguna dan ada sekitar 3.000 permohonan.

Ketika seorang donatur mengajukan barang donasi di platform Jangkau, maka Blibli akan mendukung pengadaan barang tersebut. Blibli pun akan membantu mendistribusikan ke penerima donasi yang dituju. Kategori barang donasi yang disediakan Blibli bermacam-macam, termasuk alat bantu disabilitas, sembako dan gadget untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Baca juga: Blibli.com Sediakan 10 Paket Donasi Produk untuk Mudahkan Pelanggan Beramal


“Pemberian donasi, khususnya di tengah pandemi ini, membutuhkan penanganan yang cepat dan transparan. Transformasi digital dan kelengkapan data menjadi sangat penting untuk melakukan hal ini, karena dapat menghasilkan proses pengadaan donasi yang efisien. Efisiensi ini baik dari segi waktu maupun biaya. Kami senang sekali Blibli sebagai mitra kami, memiliki visi dan misi yang sama. Terima kasih blibli.com yang bisa membantu, sehingga mendukung anak miskin bisa sekolah. Blibli juga memberi diskon bagi pemberi sumbangan melalui Jangkau, sesuai konsep Jangkau untuk menghubungkan yang membutuhkan pertolongan dan mau membantu. Dukungan ekosistem Blibli sangat berperan dalam kemajuan performa platform Jangkau,” ucap Basuki Tjahaja Purnama, founder Jangkau.

Baca juga: DANA dan KitaBisa Berkolaborasi Bangkitkan Dermawan Digital

Dukungan Blibli untuk Jangkau dan Korporat

Blibli sendiri memang memiliki model usaha business-to-business (B2B) yang mendukung pengadaan barang dan jasa bagi korporat dan institusi. Pengadaan barang dan jasa ini didukung layanan logistik yang mencakup pergudangan dan pendistribusian barang. Kerja sama telah dilakukan dengan berbagai mitra perusahaan dari berbagai sektor. Jangkau merupakan salah satu institusi yang berkolaborasi untuk menyalurkan donasi peer-to-peer (P2P) berupa barang. Semangat #AyoBersama yang dimiliki Blibli untuk berkolaborasi dengan berbagai organisasi yang mengedepankan misi bagi kebaikan selaras dengan kolaborasi dengan Jangkau.

Solusi B2B Blibli yang dapat mendukung korporat, termasuk organisasi nirlaba mencakup berbagai fitur dan layanan. Berikut ini adalah beberapa di antaranya.
  • Keringkasan dengan adanya kurasi produk sehingga menjamin kualitasnya, produk yang tersedia pun beragam, mencakup sembako dan elektronik. Tersedia juga Rewards Fulfillment Program yang memungkinkan klien korporat dan institusional membeli produk bernilai tinggi seperti emas dan kendaraan bermotor.
  • Penghematan biaya dengan harga spesial yang ditawarkan. Blibli juga terhubung langsung dengan layanan logistik yang mencakup 20 warehouse dan 32 hub di seluruh Indonesia. Selain itu Blibli juga bekerja sama dengan 10 mitra logistik khusus bagi klien korporat dan institusional.
  • Transparansi dengan tercatatnya seluruh transaksi di platform, sehingga dapat dilacak dan diakses secara online untuk keperluan post-audit. Blibli juga menyediakan fasilitas virtual account bagi klien-klien untuk bertransaksi di platform Blibli. 

Seiring dengan pandemi COVID-19 terjadi peningkatan adopsi digital antara koporasi dan instusi maka terjadi peningkatan pertumbuhan bisnis B2B Blibli. Pertumbuhan bisnsi B2B Blibli ini mencapai dua kali lipat pada bulan November dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: GoPay dan Kopernik Luncurkan Hasil Riset Digital Donation Outlook 2020 


“Transformasi digital di tengah pandemi semakin ditingkatkan di semua aspek operasional berbagai korporasi dan institusi. Aspek ini termasuk dalam proses procurement untuk menjaga rantai suplai. Ekosistem e-commerce Blibli dapat mendukung kebutuhan e-procurement ini, mulai dari mengkurasi barang dan jasa yang dibutuhkan hingga menangani proses logistik. Konsep one-stop solution tersebut menghadirkan proses pengadaan yang lebih ringkas, efisien dari segi biaya, dan juga transparan,” ucap Kusumo Martanto, CEO Blibli.

Penelitian McKinsey juga menyebutkan bahwa dalam menghadapi era next normal, perusahaan harus menerapkan strategi digitalisasi pengadaan barang. Hal ini karena strategi tersebut meningkatkan kegesitan perusahaan.

Share:

Artikel Terkini

Follow by Email