Kofax Paparkan Pencapaian Tahun 2021 dan Prediksi Tren Automasi 2022 Kofax Paparkan Pencapaian Tahun 2021 dan Prediksi Tren Automasi 2022 ~ Teknogav.com

Kofax Paparkan Pencapaian Tahun 2021 dan Prediksi Tren Automasi 2022

Teknogav.com – Pada Kofax Virtual Coffee Session yang diselenggarakan Rabu, 19 Januari 2022, Kofax memaparkan pencapaian selama tahun 2021. Selain itu Kofax juga menyampaikan prediksi mengenai tren automasi cerdas di tahun 2022. Platform Automasi Cerdas Kofax dapat mempercepat transformasi digital dengan melakukan transformasi alur kerja digital dan teknologi pemrosesan dokumen cerdas. Para pembicara pun membahas mengenai perkembangan bisnis Kofax di Asia Tenggara.Berikut ini adalah para pembicara pada Kofax Virtual Coffee Sesion tersebut:

  • Andrew Soon, Vice President of Sales, MFDP - APJ, Kofax.
  • Greg Crowl, Director of Sales Engineering - Asia Pacific & Japan, Kofax
  • Zakir Ahmed, Senior Vice President & GM - Asia Pacific & Japan at Kofax 

Pemaparan mengenai pencapaian Kofax disampaika oleh Zakir Ahmed, Senior VP & GM Kofax Asia Pacific & Japan. Kofax adalah perusahaan global yang bermarkas di Irvine, California, Amerika Serikat. Saat ini jumlah karyawan Kofax mencapai 2.500 orang yang tersebar di lebih dari 35 negara. Jika dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan automasi terdepan lain, Kofax termasuk yang mendapatkan laba tertinggi.

kantor Kofax tersebar di lebih dari 35 negara
Pengalaman Kofax dalam hal inovasi dan kepemimpinan sudah lebih dari 30 tahun. Kofax berhasil mendominasi pangsa pasar Cognitive  Capture dan menempati peringkat pertama dengan persentae 29%. Sementara itu dalam hal Gartner RPA Critical Capabilities Vendor, Kofax menempati peringkat kedua dari 18 peursahaan. Sementara itu dalam hal pemrosesan dokumen cerdas, maka Korfax berhasil meraih posisi tertinggi. Sudah ada belasan paten AI dimiliki Korfax. 

Baca juga: Gartner Akui Keandalan Automasi Proses Robotik Kofax di Bidang RPA 

Pelanggan Kofax sendiri sudah lebih dari 25.000 pelanggan di lintas industri. Korfax menempati peringkat 8 dari 10 bank global. Sementara itu dalam 10 besar penjamin global, Kofax memperoleh peringkat ketujuh. Berikut ini adalah beberapa sektor yang dijangkau Kofax, yaitu FSIB, manufakturing, retail, pemerintah dan sektor-sektor lain.

kemampuan platform automasi pintar dari Kofax (sumber: Kofax)

Sejak tahun 1985, Kofax telah merekam data bisnis dunia. Kofax membuat teknologi untuk merekam data yang mendukung industri untuk mendigitalisasi dan mentrasformasi data dan konten mereka. Di tahun 2020, Kofax menyediakan platform automasi cerdas bertenaga AI yang sepenuhnya terintegrasi pertama kali. Platform tersebut memungkinkan organisasi-organisasi memanfaatkan data untuk mentransformasi operasi dari hulu ke hilir.

Baca juga: Kofax Paparkan Perjalanan Transformasi Alur Kerja Digital untuk Penanganan Bisnis

Beberapa bentuk ekosistem Kofax dengan mitranya adalah sebagai berikut:

  • SmartHub yang memamerkan solusi-solusi bertenaga Kofax yang dibangun oleh mitra-mitra dalam marketplace digital. Mitra-mitra pada ekosistem ini mencakup Genus Technologies, Latourrette Consulting, dan Optima Global Solution.
  • Solution Integrator Relationships yang memicu awareness dan adopsi mengenai Kofax melalui Solution Integrator dan mitra-mitra influencer. Para mitra Kofax ini mencakup Deloitte, KPMG dan PWC.
  • Strategic Alliances dengan menciptakan nilai lebih besar dengan teknologi-teknologi perangkat lunak pelengkap. Mitra-mitra Kofax ini mencakup Coupa, Cognigy, Microsoft dan Oracle.
  • OEM Relationships yang terdiri dari vendor yang memasang Kofax pada penawaran perangkat lunak mereka untuk menciptakan nilai bagi konsumennya. Mitra-mitra tersebut mencakup Canon, Cerner dan RPA Technologies.
  • Automasi cerdas yang disediakan Kofax mencakup conversational AI, AI/AutoML. process mining, business intelligence, pengelolaan identitas, cloud, biometrik, dan asisten suara
Baca juga: Automasi Utang-Piutang, Kofax Integrasikan ReadSoft Online dan Microsoft Dynamics 365

Napak Tilas Tahun 2021

Selama tahun 2021, para konsumen Kofax mengalami peningkatan beberapa kebutuhan. Mereka perlu sarana untuk melakukan kerja jarak jauh, dukungan yang lebih baik untuk kesejahteraan dan kepuasan karyawan. Para perusahaan-perusahaan konsumen Kofax memiliki kebutuhan untuk melakukan lebih dengan jumlah karyawan lebih sedikit. Kepuasan konsumen mereka pun perlu ditingkatkan dan membutuhkan interaksi rantai pasokan yang lebih andal.

Kebutuhan-kebutuhan para konsumen tersebut dapat dipenuhi dengan memiliki kemampuan-kemampuan sebagai berikut:

  • Kemampuan bekerja jarak jauh. Hal ini dapat diperoleh dengan alur kerja terdistribusi dan akses multi-channel dari segala perangkat di mana saja
  • Dukungan lebih baik bagi kesejahteraan dan kepuasan karyawan. Kemampuan ini bisa dilakukan dengan AI/ML, pengurangan tugas-tugas remeh dan data entry
  • Melakukan lebih banyak dengan karyawan lebih sedikit dapat dipenuhi dengan AI/ML, mengurangi tugas-tugas manual, dan perutean tugas-tugas cerdas
  • Bekerja lebih efisien untuk menghemat biaya dan mencegah berkurangnya pendapatan dengan automasi cerdas
  • Meningkatkan kepuasan kpnsumen dengan mengakses berbagai channel, mempersonalisasi respons yang lebih cepat dan mengurangi data entry
  • Interaksi rantai pasokan yang lebih andal dapat dilakukan dengan mengintegrasikan rantai pasokan para mitra secara elektronik
  • Kualitas data lebih baik untuk mengurangi pengerjaan ulang. Hal ini dapat dilakukan dengan AI/ML, validasi data dan pendeteksian fraud

Automasi Cerdas yang disediakan Kofax merupakan platform dengan segala alat untuk melakukan automasi proses bisnis dari hulu ke hilir. Berikut ini adalah kemampuan dari platform tersebut:

  • Document Intelligence dengan AI, ML dan NLP
  • Sistem yang saling terhubung dengan integrasi ekosistem dan aplikasi smartphone
  • Penyusunan proses dengan BPM, Robotics (RPA), analitik proses, tanda tangan digital, komunikasi konsumen yang dipersonalisasi
  • Alat-alat produktivitas
  • Pencetakan yang aman dan manajemen keluaran
Baca juga: Solusi Automasi Pintar Kofax Percepat Pemrosesan Dokumen dan Data Keuangan
Pencetakan aman yang terintegrasi dan manajemen keluaran

Prediksi Kofax Mengenai Tren Automasi Cerdas Tahun 2022

Kofax juga mengungkapkan 10 prediksi terpenting yang akan terjadi di tahun 2022 di saat perusahaan-perusahaan menghadapi berbagai tantangan.

  1. Automasi makin banyak digunakan, kendati demikian teknologi tersebut tak menghapuskan lapangan kerja. Teknologi automasi hanya akan menyingkirkan pekerjaan yang membosankan dan meningkatkan pengalaman bagi para pekerja. Peluang-peluang baru akan terbuka bagi pekerja sehingga melakukan pekerjaan yang lebih bernilai dan memuaskan. Tentu saja pekerja harus memiliki keterampilan mumpuni untuk dapat meraih peluang-peluang tersebut, dan para pemberi kerja harus berupaya mewujudkannya.
  2. AI akan menjadi arus utama bagi automasi generasi mendatang. Automasi generasi mendatang ini dapat dicapai perusahaan dengan kekuatan AI dan kemampuan pengambilan keputusan yang canggih. Keputusan pragmatis yang sebelumnya membutuhkan campur tangan manusia kini dapat dilakukan oleh proses automasi yang didukung AI. Pekerja dapat melakukan pekerjaan lebih dari sekadar proses transaksional berkat mengautomasi tanggung jawab tersebut. Mereka pun dapat beralih melakukan pekerjaan yang bernilai tinggi
  3. Rantai pasokan yang terintegrasi akan banyak berinvestasi dalam automasi. Perusahaan-perusahaan seperti Amazon dan Walmart mulai menciptakan atau mengakuisisi saluran distribusi dari hulu ke hilir yang dipacu dampak pandemi. Hal ini terjadi karena masih terbatasnya rantai pasokan. Perusahaan-perusahaan tersebut membuthkan wawasan mengenai semua bagian perusahaan agar efektif. Mereka juga perlu kemampuan berkembang pesat secara real-time. Perusahaan harus bisa menyatukan tenaga kerja dengan kemampuan beragam dengan sangat cepat sambil memperbarui tugas mereka. Prediksinya perusahaan-perusahaan besar tersebut akan berinvestasi pada teknologi yang dapat merangkai kegiatan operasional secara internal
  4. Pemanfaatan ketangkasan digital untuk membangun kembali daya saing bisnis. Di tahun 2022 ini, banyak perusahaan memanfaatkan serangkaian teknlogi automasi berbasis kode rendah yang dikemas dalam platform terpusat. Platform ini mudah diakses pengguna bisnis dan pengembang profesional. Prediksinya para perusahaan akan menerapkan ketangkasan digital di seluruh bagian perusahaan. Masing-masing perusahaan tersebut akan menciptakan tren teknologinya masing-masing.
  5. Automasi memicu konvergensi pengorganisasian. Penggabungan teknologi automasi diikuti penggabungan fungsi bisnis. Platform automasi cerdas memadukan berbagai teknologi yang dapat menimbulkan efek berantai ke seluruh bagian perusahaan. Fungsi-fungsi bisnis yang berbeda kini dapat digabungkan sehingga perusahaan mulai meninjau ulang kemampuan setiap unit. Jika sebelunya fungsi-fungsi tersekat-sekat, maka akan mulai digabungkan dalam satu pusat automasi untuk mengurangi birokrasi dan meningkatkan kelincahan bisnis.
  6. Menaklukkan data tidak terstruktur akan menjadi daya saing baru. Perusahaan dapat menemukan wawasan bisnis berharga dengan menguraikan data yang tidak terstruktur. Setiap perusahaan memiliki data yang unik, kemampuan memanfaatkan data yang tak terstruktur tersebut dapat memberikan wawasan baru untuk ditindaklanjuti. Pemrosesan dokumen cerdas membantu perusahaan menaklukkan data tak terstruktur dan mendorong daya saing
  7. Cloud  membuka peluang baru untuk berbagai kebutuhan pencetakan dan produktivitas. Perusahaan perlu lebih memprioritaskan titik sentuh digital yang mulus ketimbang pengalaman fisik. Paradigma baru ini akan mempercepat kebutuhan alat produktivitas digital, pencetakan universal pun akan menjadi makin wajar. Perusahaan-perusahaan makin banyak yang mengalihkan kebutuhan pencetakan mereka dari perangkat-perangkat terpisah ke server berbasis cloud.
  8. Muncul kenyamanan pengendalian data berkat peraturan-peraturan yang matang. Beberapa peraturan seperti Regulasi Umum Perlindungan Data (GDPR) dan Undang-undang Privasi Konsumen California (CCPA) akan mengembalikan kedaulatan dan perlindungan data sepenuhnya ke masyarakat. Konsumen bisa hanya membagikan hal-hal yang ingin mereka bagikan dengan disertai visibilitas ke data yang mereka bagi. Contohnya adalah upaya Apple agar pelanggannya bisa mengendalikan data mereka. Upaya tersebut memberikan kenyamanan bagi pelanggan dan mendorong mereka berbagi sebagian data ketimbang tidak sasma sekali. Perusahaan pun bisa menyediakan layanan yang dipersonalisasi sambil tetap mematuhi peraturan.
  9. Penerapan blockchain meluas ke lebih banyak aplikasi. Selama ini pemanfaatan teknologi blockchain yang paling disorot terletak pada aset kripto. Pada tahun 2021, Non Fungible Tokens (NFT) melejit. Orang pun berbondong-bondong menghamburkan uang untuk menguasai pasar gambar-gambar piksel hasil karya seniman tak dikenal. Nantinya banyak use case yang lebih menjajikan dan berdampak lebih luas. Contohnya adalah berbagai informasi medis secara aman, hak kekayaan intelektual dan keamanan konten asli.
  10. Teknologi mixed-reality akan makin relevan dan terjangkau untuk berkolaborasi lebih baik dalam lingkungan kerja hibrid. Pada tahun 2022 ini avatar kita akan bekerja, berpartisipasi dan berkolaborasi nyata ala virtual reality (VR). Teknlogi augmented reality (AR) dan mixed reality pun akan membantu berlatih dan belajar walau dari jarak sangat jauh.

Demikianlah beberapa pemaparan mengenai kebutuhan dan kemampuan yang dibutuhkan perusahaan selama tahun 2021 dan prediksi tren automasi cerdas tahun 2022.

Share:

Artikel Terkini